Rapat Konsinyasi Perumusan Hasil Seminar & Lokakarya

sewa ska

Membangun Struktur Industri Konstruksi Nasional yg Kokoh

Hari Senin tanggal 09 Juli 2012 pada Hotel Ambhara Jakarta, Tim Perumus Hasil Seminar dan Lokakarya Konstruksi Nasional telah menyelenggarakan rapat Konsinyasi perumusan hasil seminar & lokakarya dengan tema “Membangun Struktur Industri Konstruksi Nasional yg Kokoh dan Menunjang Pemeratan Kesempatan Kerja Untuk Seluruh Pelaku Jasa Konstruksi”.

Kegitan tadi sudah menyusun draf final perumusan dokumen rekomendasi kepandaian ( Consulidate Position Paper ) bikin ditindaklanjuti dengan lokakarya seri ketiga yg akan dilakukan dalam hari kamis, lepas 12 Juli 2012 menjadi diseminasi atas prinsip ideal sistem industri konstruksi & kepandaian misalnya apa yg butuh dilakukan
sang Pemerintah dan rencana tindak (action plan) baik dalam tataran Mikro (Pemerintah), tataran industri (LPJK) pun tataran mikro (Perusahaan).
Lihat hasil Rumusan

Tim perumus yang sudah merangkai tersebut antara beda adalahDr. Ahmad Suraji; Dr. Krisna S Pribadi; Prof. Dr. Rizal Tamin; Ir. Ismono, MA; Dr. Muhammad Abduh; Dr. Biemo W Soemardi; Ir. Darmatyanto SD, MBA; IR. Ruslan Rivai, MM; Prof. Dr. Gde Widiandnyana Merati; dan sejumlah pembahas lainnya antara lain
Ir. Soeharsojo; Ir. Muhammad Natsir, MSc; Ir. Sukistiarso, Dipl HE; Ir. Achmad Hanafiah; Dr. Andreas Suhono; Ir. Sulistijo, SM, MT ; Ir. Budi Karya ; Linda Hakim (BI); Muhammad Yasir (BRI); Ir. Djamaludin Abubakar, M.Sc (LKPP); Ir. Djoko Orixahadi; Dr. Tri Joko Wahyudi Adi; Prof. Krisna Muhtar; Dr. Sapri Pamulu; Dr. Hari G Soeparto; Dr. Reini D Wirahadikusumah; Agus Gendroyono, ST, MT; Ir. A. Steven Budisusetija; Ir. Janty Komajaya, MSc.

Pada peluang tersebut diperlukan rekomendasi ini dapat memperkuat pengawasan, menambah kecepatan evolusi pembagian terstruktur tentang menurut keterangan dari ASMET ke KBLI, penambahan kapasitas & kemudahan kontrakor spesialis, menyokong pengelolaan rantai pasok dan tidak mengizinkan vertical integration denga dibuka dari kontraktor BUMN, menyokong segmen khusus bikin kontraktor kecil, mewajibkan kontraktor asing berkolaborasi menggunakan kontraktor nasional & kontraktor nasional berafiliasi dengan kontraktor wilayah melalui subkon)& yg terbesar adalahmerevisi undang undang jasa konstruksi.

 

Anugerah Masukan LPJK Nasional

 

Dalam anugerah masukan tadi LPJK Nasional telah mengerjakan penjelasan berhubungan masukan itu & dibicarakan pada kedap koordinasi pada The Media Hotel & Resorts dalam hari ini, dan Pengurus LPJK Nasional sudah menyerahkan apresiasi untuk Instansi berhubungan yg sudah membubuhkan masukan tersebut.

 

Konsinyering Pembahasan Rancangan Perlem Registrasi Badan Usaha

 

Peraturan Pencatatan Badan Usaha Jasa Penyelenggara Konstruksi

Konsinyering pada tanggal 7-9 Agustus 2012 yang diadakan dihotel Ciputra, Jakarta ini telah terselesaikan membicarakan mengenai peraturan pencatatan badan usaha jasa penyelenggara konstruksi yg ditata sesuai memakai Permen PU 08 tahun 2011 dan perubahaannya.

Perlem ini adalahperalihan menurut ketentuan sebelumnya yakni Perlem 02 Tahun 2011 dan Perlem 11a Tahun 2008 yang telah dirubah klasifikasi & kualifikasinya dan proses penilainnya yg sebelumnya dilaksanakan oleh Badan Asosiasi Sertifikasi (BSA) ke Unit Sertifikasi Badan Usaha.

Pada Peraturan ini point krusial yang sudah dibahas ialah bagaimana proses penilaian keterampilan badan bisnis dapat diberikan sinkron penjabaran dan kualifikasi, sampai-sampai proses penilaiannya benar-sahih cocok menggunakan keterampilan badan bisnis pada mengejakan kegiatan konstruksi,
karena tersebut peraturan ini sangat urgen pada mengatur hadiah sertifikasi badan bisnis.

Di samping menggunakan urusan itu diatas lembaga dalam ketika dekat ini akan menerbitkan 19 perlem antara beda yaitu tentang komite lisensi, unit tunjangan profesi, registrasi, penyetaraan badan usaha & energi kerja asing, registrasi energi kerja asing, konversi, solusi sengketa,
arbitrasi mediasi dan penilai ahli, master plan diklat, standar kontrak partikelir, rapikan persuratan, akuntasi, kepegawaian, keuangan, organisasi dan rapikan kelola LPJK, serta perlem STI LPJK yang lingkup pengaturannya bikin forum taraf nasional dan forum taraf provinsi.

 

Rapat Koordinasi LPJK memakai Asosiasi Kelompok Unsur

Senin, Pada hari ini tanggal 10 September 2012 LPJK Nasional mengadakan Rapat Koordinasi (Rakor) memakai LPJK Provinsi & Asosiasi Kelompok bersangkutan ulasan Draf Rancangan Peraturan Lembaga (Raperlem) yg dalam saat dekat ini bakal diterbikan oleh LPJK Nasional.

Pembahasan Rakor ini membicarakan masukan menurut LPJK Provinsi dan Asosiasi Kelompok Unsur sebagai akibatnya dalam penyusunan Raperlem telah mengakomudir kepentingan antara sejumlah pihak yg bersangkutan memakai usaha jasa konstruksi.

Dalam program yg diadakan di Jakarta ini telah dihadiri oleh LPJK Provinsi & Asosiasi Kelompok Unsur serta sejumlah pihak berhubungan Raperlem LPJK yg direncanakan akan diputuskan dalam waktu dekat ini.

Beberapa instansi yg telah membubuhkan masukan terhadap Draf Raperlem tadi secara tertulis diantaranya:
1. LPJK Provinsi : Aceh, Sumut, Sumbar, Bengkulu, Jateng, Jabar, Bali, Kalbar, Kaltim, Sulut, Sulteng dan Papua
2. Asosiasi Badan Usaha : Gapensi, AKI, Gapeksindo, Aspekindo, Gapeknas, Gapkaindo, Inkindo, AABI serta Perkindo.
3. Asosiasi Profesi : IAI, HATHI & sejumlah Asosiasi sewa ska Kelompok Unsur Lainnya.