Kenali Lebih Dalam Kriteria Limbah Pengolahan Air Limbah

Upaya penyelamatan lingkungan semakin gencar dilakukan. Banyak pihak-pihak, seperti Walhi  dan organisasi kemahasiswaan  yang mengusung tema “Save Earth”. Hal ini bukannya bukan tanpa sebab, pasalnya semakin ke sini, bumi kita semakin tidak stabil. Seperti isu global warming, isu perubahan iklim, isu pencairan es di kutub, serta isu limbah berat.

Kenali Lebih Dalam Kriteria Limbah Pengolahan Air Limbah

Dalam mengelola limbah, ada baiknya Anda mengenali seluk beluk limbah dan cara pengolahnnya. Dalam mengolah limbah ada beberapa jenis pengolahan limbah yang bisa Anda gunakan. Yaitu cara biologis, kimia, dan fisik. Jika Anda mengolah limbah dengan cara biologis, maka Anda harus memastikan bahwa mikroorganisme (bekteri aerob dan anaerob) bisa berkembang untuk menguraikan limbah. Oleh karena itu terdapat kriteria limbah yang cocok untuk kehidupan bakteri tersebut, di mana kondisi pH sebesar 7 dan suhunya sekitar 35 derajat Celcius.

Melansir dari web www.ipalbiorich.com. Dalam mengolah air limbah, ada beberapa kriteria yang perlu Anda perhatikan, yaitu kriteria fisik dan kriteria kimia dari air limbah. Adapun kriteria fisik dari air limbah ialah :

  1. Padatan : air limbah yang yang mengandung zat padat akan terendap membentuk suatu endapan sehingga bisa menimbulkan pendangkalan.
  2. Suhu : air limbah biasanya memiliki suhu cairan yang lebih panas daripada air biasa. Hal ini dikarena aktivitas bakteri yang melakukan pembusukan limbah.
  3. Bau : air limbah memiliki bau yang lebih menyengat dibandingkan cairan yang lainnya, dikarenakan proses pembusukan dan penguraian.

Sedangkan untuk kriteria kimia dari air limbah yaitu :

  1. pH : dalam ilmu kimia, pH merupakan indikasi tingkat keasaman atau basa suatu limbah. Saat limbah diolah lebih lanjut, diusahakan agar pH limbah bersifat netral atau memiliki angka 7. Hal ini dilakukan agar bakteri pengurai limbah bisa berkembang.
  2. Nitrogen : biasanya air limbah mengandung unsur nitrogen. Saat diolah, bakteri akan mengubah zat Nitrogen menjadi Ammonia sehingga bau air limbah sangat menyengat dan menjadi sangat keruh.
  3. BOD & COD

Setelah mengetahui kriteria air limbah, maka sekarang Anda dapat menyikapinya dengan bijak. Anda bisa memilih teknik pengolahan limbah dengan tepat sesuai karakteristik limbah yang dimiliki.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *